Manajemen Persediaan

This entry is part 1 of 5 in the series manajemen persediaan

Manajemen persediaan merupakan salah satu topik yang sangat terkait dengan tujuan manajemen operasi, yaitu meminimalkan total biaya dan meningkatkan service level. Mengapa demikian? karena dengan mengelola persediaan dengan tepat perusahaan akan meraih keduanya sekaligus. Jika rata-rata level persediaan dapat diturunkan maka secara tidak langsung salah satu komponen biaya produksi dapat ditekan, yang berujung pada peningkatan margin keuntungan. Satu aspek lainnya yang dapat dicapai dengan pengelolaan persediaan yang tepat adalah service level kepada pelanggan meningkat, atau minimal tidak turun.

Sebelum lebih jauh, mari kita lihat beberapa defisini terlebih dahulu.

Persediaan
Persediaan atau kita sebut juga inventori (bahasa inggris yang di-Indonesia-kan) adalah semua item atau sumber daya yang kita simpan (stok) untuk digunakan dalam proses bisnis perusahaan/organisasi. Bentuknya bisa bermacam-macam, mulai dari bahan mentah, barang setengah jadi, barang jadi atau juga komponen pendukung proses produksi. Oleh karena itu, setiap perusahaan pasti memiliki persediaan, hanya saja volumenya saja yang berbeda. Karena setiap item tadi memiliki nilai (biaya yang sudah dikeluarkan untuk mendapatkannya), maka nilai persediaan dapat kita hitung. Idealnya nilai persediaan ini dapat kita kelola dengan tepat agar tidak membebani perusahaan tanpa mengurangi service level kepada pelanggan.
Pertanyaan yang sering muncul adalah apakah item seperti minuman wine, tanah, emas dapat dikategorikan sebagai persediaan? Definisi di atas memungkinkan 2 macam persepsi. Yang pertama mengatakan selama barang-barang tersebut disimpan dan akan dijual kembali (baca: digunakan untuk dijual) maka kita dapat kelompokkan sebagai persediaan. Yang kedua mengatakan istilah “digunakan” adalah untuk proses bisnis perusahaan, bukan untuk dijual apalagi dalam kurun waktu yang lama. Jika pemahamannya demikian, maka wine, tanah dan emas tidak dapat disebut sebagai persediaan. Terlepas dari persepektif mana yang digunakan, karena karakteristiknya khas yaitu bertambah nilainya seiring bertambahnya waktu, maka kelompok item ini tidak kita masukkan ke dalam objek analisis kita dalam manajemen persediaan.

Manajemen Persediaan
Manajemen persediaan atau ada juga yang menyebutnya sebagai sistem manajemen persediaan adalah sistem manajemen (merancang, mengeksekusi dan mengevaluasi) persediaan dengan instrumen kebijakan terkait dengan:
(i) kapan pemesanan kembali harus dilakukan
(ii) berapa besar jumlah item yang harus dipesan
(iii) berapa rata-rata level persediaan yang harus dijaga
dengan pengertian semacam ini, paling tidak perusahaan memiliki panduan mengenai apa saja yang harus diputuskan dalam setiap model persediaan yang dipilih.

Series NavigationPentingnya Manajemen Persediaan

2 thoughts on “Manajemen Persediaan

Leave a Reply