Manajemen Operasi

Belajar Manajemen Operasi Online

  • Home
  • About me
  • Pengantar
    • Strategi Operasi
  • Desain operasi
    • Proses Bisnis
      • Pemetaan Proses Bisnis
    • Manajemen Kualitas
      • Six Sigma
  • Mengelola Operasi
    • Manajemen Persediaan
    • Manajemen Permintaan
    • Penjadwalan
    • Sistem Produksi Ramping (LPS)
    • ERP
  • Tools dan Teknik
    • Seven tools
    • Program Linier
  • FAQ
  • Download materi
Twitter Facebook RSS

Model Antrian: Mengapa kita perlukan?

Posted on October 13, 2011 by Mursyid Hasanbasri
No CommentsLeave a comment
This entry is part 1 of 2 in the series Antrian

Antrian
  • Model Antrian: Mengapa kita perlukan?
  • Karakteristik sistem antrian

Barangkali sejak kita bangun tidur sampai kita tidur lagi, konsep sistem antrian terjadi dari satu kejadian ke kejadian lainnya. Ketika kita ingin ke kamar mandi, kita harus antri dengan anggota keluarga lainnya. Ketika berangkat sekolah kendaraan antri menunggu giliran untuk jalan baik karena macet maupun karena lampu lalu lintas. Menuju ke ruangan di kantor kita antri lagi di depan lift. Begitu seterusnya sampai kita pulang ke rumah di sore atau malam hari antri juga untuk mendapatkan makan malam, menunggu bis, menunggu obat di apotek dsb. Secara khusus sistem antrian dapat kita temui dengan mudah dalam sebuah sistem layanan (service system). Pertanyaannya, apa yang dapat kita pelajari dalam sistem antrian ini?

Bagi sebagian masyarakat kita, antrian sudah dianggap biasa karena terjadi pada hampir setiap sistem layanan. Begitu biasanya sampai-sampai kita sudah tidak peka lagi apa yang harus kita lakukan ketika menghadapi sistem dengan antriannya kecuali bersabar. Padahal dengan mempelajari sistem antrian, kita dapat memperoleh informasi penting sehingga sistem tersebut dapat dikelola dengan baik. Beberapa hal yang harus kita jawab dalam mempelajari sistem antrian adalah:

1. Berapa lama rata-rata waktu yang dibutuhkan oleh seseorang untuk menunggu sampai dilayani? Kalau pertanyaan ini dapat kita ketahui, maka kita dapat membandingkannya dengan berapa lama tingkat kesabaran orang dalam menunggu. Misalnya orang pada umumnya masih mentolerir jika menunggu antrian di depan teller suatu bank tidak lebih dari 10 menit. Jika sistem yang kita miliki atau pelajari  ternyata menyebabkan orang harus menunggu lebih dari 10 menit, maka siap-siaplah orang tidak akan datang lagi ke sistem tersebut.

2. Berapa banyak orang yang akan menunggu dalam sistem? Pertanyaan ini penting untuk penyedia jasa agar dapat menghitung berapa kebutuhan ruang yang diperlukan bagi mereka yang menunggu. Bukankah kita juga merasa gerah jika menunggu di tempat yang kurang nyaman, harus berdiri, apalagi sempit? Hal ini juga terkait dengan berapa banyak fasilitas yang harus kita sediakan agar ketika menunggu orang merasa nyaman, atau dengan kata lain orang dibuat menjadi tidak merasa sedang menunggu.

3. Berapa utilitas dari layanan yang diberikan? Bukan sesuatu yang aneh jika setiap orang yang melayani selalu merasa bebannya sangat berat sehingga perlu dibantu orang lain (tambahan operator misalnya). Padahal kalau utilitasnya masih kurang dari 80% bagaimana mungkin kita dapat memenuhi permintaan seperti itu?

Bagaimana dengan sistem yang anda kelola, apakah ketiga hal tersebut di atas sudah teratasi dengan baik?

Series NavigationKarakteristik sistem antrian
  • Share this:
Categories: Sistem Antrian | Tags: jumlah orang menunggu, sistem antrian, sistem layanan, utilitas layanan, waktu menunggu

About Mursyid Hasanbasri

View all posts by Mursyid Hasanbasri→
Notice: This work is licensed under a BY-NC-SA. Permalink: Model Antrian: Mengapa kita perlukan?
Karakteristik sistem antrian
Source Inspection vs quality inspector

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

*


question razz sad evil exclaim smile redface biggrin surprised eek confused cool lol mad twisted rolleyes wink idea arrow neutral cry mrgreen

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

  • Recent Posts

    • Manajemen Rumah Sakit
    • materi Operations and Supply Chain Management (Jacobs and chase 13ed) dalam format prezi
    • Karakteristik sistem antrian
    • Model Antrian: Mengapa kita perlukan?
    • Source Inspection vs quality inspector
  • Series

      • Antrian
      • LP
      • manajemen permintaan
      • manajemen persediaan
      • Pemetaan Proses Bisnis
  • Recent Comments

    • agus nugroho on Peta Proses Bisnis
    • Mursyid Hasanbasri on Ruang Lingkup Manajemen Operasi
    • Mursyid Hasanbasri on Apa itu Manajemen Operasi?
    • oom jamiatu rokhmah on Apa itu Manajemen Operasi?
    • Natasya on Ruang Lingkup Manajemen Operasi
  • Blogroll

    • Manajemen Rumah Sakit
    • Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia – Daerah Jawa Barat
  • Enter your email address to subscribe to this blog and receive notifications of new posts by email.

    Join 3 other subscribers

© Manajemen Operasi. Proudly Powered by WordPress | Nest Theme by YChong
loading Cancel
Post was not sent - check your email addresses!
Email check failed, please try again
Sorry, your blog cannot share posts by email.