Penjadwalan

Dalam pengelolaan proses bisnis, proses yang sudah baik, sumber daya yang tepat, input yang baik, tujuan yang jelas tidak serta merta menghasilkan apa yang diharapkan. Proses bisnis yang baik akan menentukan proses (baca: tugas atau pekerjaan) apa saja yang harus dilakukan oleh unit tertentu. Katakanlah sumber daya dalam unit tersebut pun sudah memenuhi kualifikasi yang sesuai. Mungkin saja terjadi bahwa suatu waktu tertentu pekerjaan yang dibebankan kepada unit-unit tidak merata atau unit tidak memiliki kemampuan mengatur prioritas pekerjaannya sehingga bisa jadi ada pekerjaan yang terlambat diselesaikan, atau ada keluhan soal waktu menunggu yang cukup lama. Situasi semacam inilah yang menyebabkan kita perlu untuk mempelajari penjadwalan.

Penjadwalan pada prinsipnya terjadi baik untuk perioda yang panjang (misalnya tahunan) ataupun periode yang lebih pendek (misalnya harian atau periode jam). Penjadwalan yang dimaksudkan di sini adalah penjadwalan jangka pendek. mengapa demikian? karena penjadwalan jangka panjang biasanya dibahas dengan pendekatan lain seperti manajemen projek. Kalau pun penjadwalan jangka panjang tadi bukan bersifat projek, yaitu seperti kegiatan rutin tahunan, maka pendekatan penjadwalan jangka pendek ini pun dapat kita terapkan pada kasus tersebut.

Ada beberapa hal penting yang sifatnya strategis dapat kita raih jika melakukan penjadwalan dengan baik:
1. Penjadwalan yang baik membuat organisasi dapat menggunakan asset atau sumber dayanya dengan lebih efisien dan berefek positif juga pada pencapaian tujuannya (efektif). Dengan kata lain utilisasi sumber dayanya akan lebih baik karena sejak awal organisasi dapat mengetahui kapan dan berapa besar kapasitasnya yang masih idle. Hal ini menyebabkan kapasitas organisasi menjadi “lebih besar”. Dengan output yang lebih banyak, sementara sumber dayanya sama, maka biaya per unit akan menjadi lebih kecil. Organisasi akan meraih aspek cheaper.

2. Kapasitas yang seolah bertambah juga memungkinkan organisasi untuk lebih fleksibel dalam memenuhi kebutuhan pelanggan atau digunakan untuk mempercepat proses penyampaian (delivery). Bagi pelanggan kemampuan seperti ini dapat berarti layanan yang lebih baik (Better dan atau Faster).

3. Penjadwalan yang baik juga berdampak pada kepastian penyelesaian pesanan. Janji yang diberikan pada saat pemesanan akan dapat dipenuhi jika proses bisnisnya sesuai dengan jadwal. Hal ini berarti layanan organisasi dapat diandalkan (dependable).

Dari potensi manfaat tersebut, organisasi akan dapat memiliki keunggulan bersaing dengan melakukan penjadwalan yang baik. Bahkan satu konsep penjadwalan ini dapat berkontribusi kepada pencapaian better, faster, cheaper, dan layanan handal sekaligus. Oleh karena itu penjadwalan merupakan salah satu aspek penting dalam manajemen operasi.

One thought on “Penjadwalan

Leave a Reply