«

»

Sep 24

Safety Stock

This entry is part 4 of 5 in the series manajemen persediaan

Sebelumnya saya sudah menyinggung safety stock yang disediakan untuk mengantisipasi ketidakpastian dalam permintaan. Jadi sama sekali bukan karena sesuatu yang dapat diprediksi sedemikian rupa sehingga kita hanya menambahkan misalnya 10% dari permintaan bulan lalu atau rata-rata bulan sebelumnya. Ada 3 komponen yang menjadi pertimbangan dalam menentukan safety stock.

1. Variasi permintaan. Sangat jarang sekali kita menemukan kasus dimana permintaan itu stabil apalagi sama tiap bulannya. selalu ada variasi permintaan. Logikanya semakin tinggi variasi permintaan dari waktu ke waktu, pasti peluang untuk terjadi stock out (kekurangan persediaan saat ada permintaan) akan semakin besar. Oleh karena itu, faktor variasi permintaan ini pun harus berbanding lurus dengan safety stock yang harus kita siapkan.

2. Lead time. Ada berbagai macam lead time mulai dari lead time produksi, leadtime transportasi, leadtime inspeksi, dan atau leadtime yang lain bergantung terminologi tiap-tiap perusahaan. Yang jelas sejak suatu produk dipesan hingga dideliver kepada yang memesan, waktu yang dibutuhkannya juga bervariasi. Kadang kala seminggu selesai. Di lain waktu bisa sampai 2 minggu atau lebih. Seperti halnya variasi permintaan, maka semakin besar leadtime-nya maka harus semakin besar pula safety stock yang kita butuhkan.

3. Service level. Setiap perusahaan perlu menetapkan berapa service level yang diberikan kepada pelanggannya. Secara sederhana, kalau ada 100 permintaan, berapa banyak yang dapat kita tolerir untuk tidak terpenuhi? jika hanya 5, maka service level kita adalah 95%. idealnya memang 100%, tetapi itu berarti kita harus menyediakan safety stock yang sangat besar. Karena safety stock adalah inventory, maka uang yang tertanam di situ harus diperhatikan.

Jika variasi permintaan diwakilkan oleh sigma, leadtime dilambangkan dengan L, serta service level kita kaitkan dengan z (biasanya diasumsikan mengikuti distribusi normal), maka safety stock dapat dihitung sebagai

SS= sigma x z x sqrt(L)

catatan: z dapat dicari dengan fungsi excel NORMSINV(tingkat service level yang diinginkan)

Series NavigationSafety stock, ROP dan EOQ dalam manajemen persediaanMenghitung rata-rata level inventori